Sumber: https://lampungprov.go.id/detail-post/phbs-adalah-perilaku-kesadaran#
Dalam upaya-upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat telah dilakukan dalam kerangka perubahan masyarakat terhadap perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi Lampung. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan kumpulan kegiatan yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil dari pembelajaran yang menjadikan seseorang dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan terlibat aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya, kata kepala promosi kesehatan promosi (Promkes) dr.Asih Hendrastuti , Minggu, (27/9). Menurtnya, bidang PHBS tyerdiri dari, bidang kebersihan perorangan, seperti cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun, kamar mandi minimal 2x per hari, bidang gizi, seperti makan buah dan sayur setiap hari, mengonsumsi garam beryodium, menimbang berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) setiap bulan, dan bidang Kesling, seperti membuang sampah pada tempatnya, menggunakan jamban, memberantas jentik, mengubur dan menguras bak mandi, katanya.
“Ya, menanamkan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada setiap orang yang menerima hal yang mudah, akan tetapi meminta proses yang panjang dan rasa sabar menyambutnya” kata Asih.
Maka, setiap orang hidup dalam tatanannya dan saling mempengaruhi serta antar pribadi dalam tatanan tersebut, tambahnya. Memantau, menilai, dan mengukur tingkat kemajuan tatanan lebih mudah dibandingkan dengan perorangan. Oleh karena itu, pembinaan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dilakukan melalui tatanan, yaitu tatanan rumah tangga, sekolah, tempat-tempat umum, tempat kerja, dan hubungan kesehatan, jelasnya. PHBS di Rumah Tangga berusaha untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan hidup bersih dan sehat, serta memfasilitasi aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat, harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr.Hj.Reihana, M, Kes menambhkan, dalam peralihan musim pancaroba atau pergantian musim darikemarau ke musim penghujan, masyarakat di provinsi Provinsi Lampung dihimbau untuk dapat menggunakan dan mengubah Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penyebab, sangat rentan.
Menurut Reihana, perubahan musim semi harus dilindungi kesehatan, dengan perubahan iklim diri dan lingkungan untuk perlindungan tambahan diserang penyakit. Beberapa penyakit yang mungkin muncul saat musim pancaroba dari penghujan ke kemarau yaitu diare dan ISPA. Untuk itu, lanjut Reihana, dengan aktif menerapkan PHBS dilingkungannya masyarakat diharapkan dapat terhindar dari penyakit tersebut, lebih dari ada antisipasi, jelasnya. Reihana membantah, PHBS adalah semua kesehatan yang dilakukan atas kesadaran anggota keluarga atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan melibatkan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Setiap rumah tangga bermanfaat untuk semua orang. Beberapa PHBS yang dapat diterapkan menggunakan air bersih, memegang tangan bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari, serta tidak merokok di rumah, pintanya.